Catatan harian thesis #8

Senin, 19 September 2016

Hari ini dua anggota lainnya tidak datang, seperti biasanya adanya saya dan Mas Tyo yang stay di lapang, menunggui rumah. Alhamdulillah kami masih ditemani oleh Pak Slamet yang selalu menemani mengemudikan kapal dan membantu dalam mengayak sedimen untuk mendapatkan organisme-organisme yang hidup.

Tak banyak organisme hidup yang dapat kami temui, rata-rata kami hanya menemui cacing kecil. Hari ini kami juga memasang trammel net. Setelahnya kami memasang trammel net, kami kemudian bergegas menuju ke titik-titik yang telah kami tandai dengan bambu (pancang). Segera kami melakukan sampling dan kami memeroleh 5 point.

Dua jam kemudian kami telah selesai mengukur, mencatat dan memperoleh sample dari kelima titik. Setelahnya kami mengangkat trammel net, hasilnya cukup membuat saya kegirangan. Bagaimana tidak, saya yang tidak pernah melihat secara langsung bagaimana proses ditangkapnya kepiting akhirnya melihat sendiri bahwa kepiting tersebut terjebak di alat tangkap yang kami letakkan.

Akan tetapi, kegirangan saya tak berbalas baik juga ternyata, ketika berniat melepaskan kepiting tersebut dari trammel net nya, perlahan saya ingin melepaskannya untuk kemudian di ukur dan di release kembali ternyata kepiting tersebut melakukan gigitan dan menancapkan jari-jarinya ke tepat di telunjuk saya, awalnya saya diamkan saja berharap bahwa kepiting tersebut akan melepaskan. Namun siapa sangka, tancapannya lebih kencang alhasil telunjuk saya robek beberapa milimeter oleh kepiting, dibilang sakit lumayan, perih terutama ketika kena air. Sampai keesokan harinya sedikit bengkak, bekal obat dari oang tua saya ternyata sangat membantu. Berikut ini tersangkanya:

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *