Handphone yang kembali



Tak ada hujan, tak ada angin, cuaca sejuk dan bersahabat. Malam itu saya janjian untuk makan malam bersama dengan kawan-kawan kuliah di Brawijaya yang sedang berada atau berdomisili di Bali. Tepat pukul 07.13 pm, kawan saya menjemput dengan menggunakan motor miliknya, pergilah kami menuju ke rumah makan yang terletak di kawasan Cok Agung Tresna, tepatnya No.140 Sumerta Kelod, Denpasar Selatan. Helm terpasang rapih dan naiklah saya ke motor, dibonceng. Belum rapih duduk di motor, ting-ting dua kali handphone saya berbunyi, nada suara dari messanger, namun saya indahkan saja, toh saya juga lagi di kendaraan meskipun bukan saya yang menyetir.

Sesampainya di lokasi yang kami tuju, akhirnya sayapun memutuskan untuk membuka HP dan mengecek pesan yang masuk. Isinya pesannya singkat


“Kaka nama Agustin capriati yahhh”, kemudian sayapun menjawab “Iya betul” dan dibalas kembali

“kaka pernah kehilangan hp di bandara atau tidak”. Woooowww….. memori saya langsung terbang ke 12 Agustus 2018, sekitar hampir pukul 12 siang, tidak sabar saya pun mengirimkan pesan balasan dengan cepat

“Iya betul sekali, mohon maaf dengan siapa? saya kehilangan hp di bandara pada 12 Agustus lalu dik”. Dibalasnya lagi bahwa ia sedang berada di Ambon dan menjelaskan bahwa ia yang menemukan hp nya dan ia juga menanyakan bagaimana saya mau mengambil hp nya. Sayapun segera saja menanyakan nomer telepon yang bersangkutan dan menghubunginya via telepon, berbicara instead of texting.

Alhamdulillah singkat cerita, setelah tiada kabar berita selama dua (2) bulan lima (5) hari, handphone saya kembali lagi ke tangan saya dan membuat saya ingat dengan kalimat dari mama, “what is yours will be yours”. Kalimat ini manjur 🙂

Alhamdulillah…


Namun sayangnya, saya tidak bisa menyelamatkan data-data yang ada di handphone tersebut, karena HP nya sudah terkunci atau block (dengan asumsi yang menemukan sudah berkali-kali ingin mencoba membuka HP nya namun tidak berhasil dan alhasil otomatis terkunci dan bahkan tidak menyala alias enabled). Bersyukur HP saya bisa kembali namun agak kesal setengah hidup karena seluruh data-data saya tidak bisa diselamatkan yang artinya memori di 2016-2018 yang terekam di handphone tersebut GONE!

Be Sociable, Share!

1 thought on “Handphone yang kembali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *