Summer berasa Winter hanya di Ambon


Hujan… hujan… biasanya banyak yang mengharapkan hujan. Air yang dibagikan Tuhan dari langit secara cuma-cuma, tak heran banyak petani yang bersorak sorai gembira ketika hujan turun disaat yang mereka butuhkan.

Sekembalinya saya ke Ambon, yang saya jumpai adalah HUJAN… HUJAN… HUJAN… Wow… sehari dua saya nikmati setiap air yang jatuh sebagai tetesan air hujan. Iya, membayangkan Ambon yang ketika pertama kali saya datang di bulan Februari lalu panasnya luar biasaaaaa…. Berbanding terbalik dengan sekarang. Hari demi hari, hari berikutnya dan berikutnya hingga sekarang, hujanpun lebat, seperti di langit ada tangki air yang bocor, tak henti-hentinya. Menilik kejadian ini, sayapun sering bertanya kepada rekan kerja, apakah memang kota Ambon sering hujan begini? apakah memang bulan Juni penuh dengan hujan? Santai saja mereka menjawab, ini mah tidak seberapa, biasanya hujannya lebih lebat dan lebih lama dari ini. Wooo… kaget juga mendengar jawaban tersebut.

Sayapun menjadi penasaran dengan seberapa besar curah hujan di Ambon rata-rata per tahunnya dan bulan apa saja yang memiliki curah hujan tertinggi? Cepat dan mudah di dapat, cukup gunakan google  sebagai alat untuk mencari informasi ini. Berdasarkan informasi yang dirangkum dalam climate-data.org (2018), Ambon memiliki curah hujan rata-rata 282.66 mm setiap bulannya. Hal ini berarti dalam luasan 282.66 meter persegi pada tempat yang datang tertampung air sebanyak 282.66 liter. Nah, dengan melihat curah hujan tersebut, tentunya jika luasan berkurang dari luasan curah hujan yang jatuh atau tanah tidak dapat menjalankan fungsinya karena banyaknya bangunan. Maka yang akan terjadi adalah air yang tertampung akan naik ke permukaan alias secara sederhana akan rentan banjir. Berdasarkan data tersebut bahwa memang bulan Juni adalah bulan yang memiliki curah hujan tertinggi dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.


 


Tak disangka ternyata bulan Juni yang semestinya menjadi musim panas dihampir sebeluh negara bagian di dunia menjadi bulan penuh dengan hujan, heavy rain indeed. Terjadi hujan membawa pengaruh yang besar terhadap mood (setidaknya bagi saya). Pagi-pagi ketika saya bangun, mendengar suara hujan kencang dan langit masih sangat gelap berselimutkan awan tebal, otomatis membuat kinerja atau sistem  tubuh saya menjadi not in good mood. Inilah kejutan-kejutan tempat yang baru saya tinggali selama satu bulan terakhir ini, welcome to Ambon on June, stay dry! Alhamdulillah Allah masih sangat baik menyediakan air tawar secara cuma-cuma untuk warga Ambon.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *