Perjalanan Pare, Saya ingin kembali

9 Januari 2015, saya menginjakkan kaki ke Pare, tempat yang dijuluki sebagai Kampung Inggris. Wajar sekali karena saat pertama datang untuk mencari alamat saya course sepanjang jalan yang saya temui memang tempat course semua.

Kursus bahasa inggris di Pare banyak pilihannya, mau ambil yang paket hemat, mau ambil yang paket potong-potong (grammar, speaking, reading, listening, writing) bisa dipilih sampai full packet juga ada.
Minggu pertama di Pare saya rasakan kurang betah, betapa tidak saya mengikuti program IELTS dan Nge-Camp yang saya pikir akan bertiga orang maksimal dalam satu kamar. Namun apa daya saya berlima orang dalam satu ruangan 4×3 itu dengan kamar mandi 2 buah dan berbagi dengan 20 peserta lainnya.
Kalau selalu mengeluh ya yang di dapat memang banyak hal yg bisa dikritik dari sisi negatifnya.
Namun, kalau dilihat dari sisi positif nya. Camp ini mengajarkan saya banyak hal, mulai dari hal yang paling kecil sampai segede gunung juga terajarkan oleh waktu.
Ketika itu, saya diantarkan oleh Tutor nya untuk menuju ke Camp. Namun, saat saya datang sudah ada 2 peserta lainnya yang menempati kamar yang sama, yang akan menjadi roommate saya nantinya.
…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *