Jarak tak berbatas, belajar bisa dimana saja


Jaman dahulu, mengingat cerita yang pernah orang tua saya ceritakan, untuk pergi ke sekolah, beliau harus berjalan atau mengayuh sepeda berkilo-kilometer jauhnya. Hampir puluhan menit lamanya. Pergi untuk pergi mencari ilmu. Sesampainya di sekolah, sumber informasi yang menjadi tumpuan utama adalah guru, karena sumber bacaan sangat terbatas apalagi buku pintar “google“. Beliau belum mengenalnya,,,

Namun, seiring berjalannya waktu, jarak semakin menjadi tak ada batasnya. Anda bahkan bisa mengikuti kuliah dari belahan bumi manapun. Banyaknya provider yang menyediakan learning online session sudah tidak membatasi dimensi ruang untuk belajar.

Hari ini pengalaman pertama saya dalam tiga hal sekaligus yang semuanya berbasis online.

  1. Saya diberikan kesempatan untuk menjadi fasilitator teknis dalam webinar. Awalnya saya sangat khawatir sekali, karena saya belum pernah menggunakan aplikasi tersebut, sehingga menjadikan saya parno sendiri. Saya tontonlah beberapa panduan menggunakaan aplikasinya dengan youtube juga membaca beberapa tulisan panduan. Sempat juga meminta teman saya untuk melakukan tes sebelum waktunya tiba. Benar saja, pagi ini ada beberapa hal yang saya pelajari lagi terkait kebutuhan teknis dalam sebuah acara seminar online.
  2. Setelah paginya saya menjadi fasilitator, sore harinya, tepat setelah jam pulang kerja (5pm). Saya mengikuti Webinar tentang bagaimana studi di Jerman. Mengikuti Webinar sayapun belajar kembali bagaimana caranya untuk menjadi peserta seminar yang kooperatif dan aktif dalam proses berlangsungnya seminar. Menyenangkan memiliki kesempatan mendengarkan beliau-beliau yang mempromosikan kampusnya dengan berbagai pilihan mata kuliah dan juga tawaran menarik lainnya.
  3. Sesi sharing secara online melalui aplikasi sosial media yang mana saya menjadi narasumber. Awalnya saya ingin menolak permintaan tersebut karena baru mendapatkan konfirmasi kemarin, sedangkan saya belum menyiapkan materi apapun. Namun, kembali mengingat tujuan saya adalah saya yang harus belajar dari apapun, sehingga jikapun ada pertanyaan yang tidak bisa saya jawab, saya juga bisa bertanya dan berdiskusi bersama. Senang rasanya malam ini, malam yang ditutup dengan sesi belajar. Sebanyak 189 orang di group tersebut dan banyak yang aktif mengajukan pertanyaan. Senang bisa saling berbagi dan belajar. Semoga kita semua sukses.

Wow… alhamdulillah,,, hari ini saya menjalani semua peran :). Senang sekali rasanya bisa belajar banyak hal, mulai dari fasilitator teknis, peserta hingga pembicara. What a wonderful day 🙂

Alhamdulillahi rabbil alamin

Denpasar, 20 Maret 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *