Menulis


Banyak sekali rasanya yang ingin saya lakukan dan yang saya ingin tuliskan. Namun entah kenapa sampai saat ini belum ada satu tulisan pun yang saya publikasikan di beberapa sumber bacaan artikel sains dan artikel popular. Beberapa ide pun memang bermunculkan dan sangat banyak sekali. Mungkin komentar kebanyakan orang memang benar, orang seperti saya yang selalu ingin kesempurnaan mungkin akan sangat lama sekali hingga bisa menghasilkan suatu tulisan karena sifat perfectionist. Entah rasanya jika tulisan yang “ngawur” menurut saya ya tidak pantaslah untuk dipublikasikan. Selain saya takut tulisan tersebut tidak cukup bagus, saya juga takut dengan akan adanya penilaian orang yang mungkin akan bilang bahawasanya Agustin yang pernah menjadi pengisi materi tentang kepenulisan ternyata tidak bisa menulis. Iyes,,, saya sangat takut jika image atau pendapat tersebut bisa nempel dan di cap orang untuk saya. Padahal, sebenarnya peduli amat kata orang, as long as kita mau memperbaiki untuk tulisan selanjutnya. Lebih parahnya lagi adalah belum menghasilkan tulisan.

Kemudian, terkait dengan hal ini saya pun akhirnya memberanikan diri untuk ngobrol dengan salah seorang penulis, beliau yang akhir-akhir ini mempublikasikan beberapa tulisan dalam waktu yang berdekatan dan terbilang cukup produktif sebagai seorang penulis tulisan ilmiah. Akhirnya setelah bercerita dengan beliau, benar,,, pendapat beliau adalah kamu tidak usah terlalu perfectionist untuk publikasikan tulisan, karena lagi semua itu proses untuk belajar. Proses bukan hasil, ingat proses! Namun, dalam otak saya jelas terasa bahwasanya tulisan pertama saya haruslah tulisan yang berbobot, haruslah tulisan yang berkualitas karena ini nantinya menurut saya yang akan menentukan sejauh mana kredibilitas dan kualitas saya sebagai seorang peneliti dan penulis. Iya, saya masih berpegang teguh dengan prinsip tersebut sehingga banyak sekali kesempatan yang tidak saya ikuti untuk publikasi tulisan saya. Entahlah,,, ini benar atau salah yang jelas menurut saya ini hanya mengenai pilihan dan preferensi semata.

Berbicara tentang menulis, saya pun akhir-akhir ini banyak mencari artikel tentang bagaimana menjadi seorang penulis. Lagi, saya aktif membaca beberapa tulisan yang menurut saya telah berhasil dan memiliki standar yang bagus salah satunya adalah Bapak I Made Andi Arsana, seorang dosen UGM yang mengajar di Jurusan Geodesi. Beliau orang Bali asli yang menempuh pendidikan sarjana strata satu nya di UGM dan S2 nya di Wollonggong University, Austalia dan S3 nya di UNSW (University of New South Wales). Saya banyak membaca tulisan beliau. Namun, tulisan beliau yang banyak saya baca yakni tulisan popular bukan tulisan ilmiah atau tentang kajian penelitian beliau. Tak jarang saya menghabiskan waktu berjam-jam untuk membaca tulisan beliau. Saya juga sangat menyarankan bagi para beasiswa hunter untuk membaca tulisan-tulisan beliau, karena jujur salah satu juga acuan saya untuk mendapatkan beasiswa saat ini adalah dari tulisan beliau. Terima kasih Pak Andi Arsana. Saya juga sempat memesan dan membeli beberapa buku beliau, mengikuti beberapa tayangan youtube yang beliau upload juga tentang tayangan-tayangan yang orang lain upload tentang beliau. Super sekali,,, inspiratif!!!

Sampai saat ini memang belum ada tulisan saya yang terpublikasi di jurnal manapun. Agak nyesek emank, tapi ya bagaimana lagi, saya tekatkan memang untuk menulis harus dengan kualitas bagus, meskipun memang memerlukan waktu yang relative lebih untuk menghasilkan tulisan yang bagus. Terinspirasi dari Lisa, supervisor saya selama saya mengerjakan tesis di strata dua. Tulisan yang beliau hasilkan menurut saya memang kualitasnya sudah sangat terbukti bagus. Terbitpun di beberapa jurnal yang terkenal hingga sempat juga terbit di Jurnal Nature, jurnal dengan indeks atau untuk tembus tulisan dipublikasikan disana sangatlah tidak mudah. Nah saya yakin, beliau juga pastinya sangatlah gigih usahanya dan menempatkan diri sebagai peneliti yang berkualitas hingga artikel yang diterbitkan pun selalu di jurnal yang berkualitas. Saya membaca beberapa artikel terkait dengan tulis menulis yang jelas untuk menjadi seorang penulis, haruslah dimulai dengan menulis, iya bagaimana mau menjadi penulis, jika tidak pernah menulis bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *